Menikmati Momen Liburan dengan Gula Darah yang Stabil
Retno Yunita Sari, S.Gz.
Liburan sudah di depan mata, dan seperti biasa ada tantangan yang sering muncul saat momen ini, yakni mengatur pola makan. Suasana liburan yang santai dengan pilihan makan beragam, membuat kita sulit menahan diri untuk tidak mencobanya.
Masalahnya, hal ini seringkali memicu gula darah menjadi tidak stabil, baik karena porsi makan yang tidak terkontrol atau jenis makanan yang tinggi gula dan lemak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada mood yang mudah berubah, tubuh cepat lelah, berat badan naik, hingga risiko gangguan metabolik dalam jangka panjang.
Kabar baiknya, menjaga gula darah tetap stabil selama liburan dapat dilakukan dengan cara langkah-langkah sederhana yang mudah diterapkan. Yuk, simak tips berikut agar liburan tetap nyaman tanpa drama.
-
Jangan Skip Waktu Makan
Saat liburan, kita sering asyik jalan-jalan sampai melewatkan jam makan. Padahal, kebiasaan ini dapat mengganggu kestabilan gula darah dan memicu makan berlebih saat jam makan selanjutnya. Solusinya, atur jam makan dan fokus memilih makanan tinggi nutrisi, seperti sayur, buah, protein, lemak sehat, dan whole grain. Anda dapat mulai mengawali dengan sarapan sehat dengan granola yang tinggi serat dan rendah indeks glikemik.
-
Atur Porsi Makan dengan Bijak
Mengatur porsi makan adalah strategi sederhana namun efektif dalam menjaga gula darah tetap stabil selama liburan. Cara mudah mengatur porsi makan agar tidak berlebih adalah dengan menerapkan aturan piring T, yang terdiri dari ¼ piring karbohidrat, ¼ piring protein, dan ½ piring sayur dan buah.
-
Pilih Snack yang Lebih Sehat
Siapkan snack sehat selama liburan untuk mengantisipasi rasa lapar yang muncul tiba-tiba dan berujung pada pilihan tidak sehat. Disarankan memilih camilan rendah indeks glikemik, seperti protein bar, kacang-kacangan atau popcorn untuk memberikan rasa kenyang dan nutrisi bagi tubuh.
-
Tetap Aktif Bergerak
Liburan bukan alasan untuk berhenti bergerak. Anda dapat memilih aktivitas sederhana, seperti berjalan kaki, naik turun tangga, bersepeda, melakukan mini workout tanpa alat, atau sekedar melakukan peregangan untuk membantu tubuh tetap bugar. Aktivitas fisik dapat mencegah lonjakan gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin, hormon pengatur gula darah.
-
Tidur yang Cukup
Beberapa studi menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan hormon kenyang dan meningkatkan hormon lapar. Akibatnya, tubuh jadi ingin makan makanan manis tinggi kalori yang memicu lonjakan gula darah
Menjaga gula darah selama liburan bukan berarti harus menahan diri secara berlebihan, melainkan mengetahui batas dan memilih dengan bijak, agar tubuh tetap nyaman menikmati setiap momen saat liburan.
YAVA hadir menemani momen liburan Anda dengan menyediakan opsi sarapan dan camilan yang enak DAN sehat. Dibuat dari bahan pilihan dengan rasa manis alami dari Gula Lontar yang rendah indeks glikemik, YAVA membantu Anda menikmati momen liburan tanpa khawatir masalah gula darah.
Sumber dan referensi:
- How Sleep Affects Your Blood Sugar
- Blood Glucose and Exercise
- 7 Tips to Stay on Track with Your Diabetes Management During the Holiday
- Manage Your Blood Sugars During the Holidays