
Retno Yunita Sari, S.Gz.
Puasa ramadhan memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Namun, jika tidak diikuti dengan pola makan yang tepat, justru dapat menimbulkan berbagai masalah bagi tubuh. Beberapa masalah tersebut, dapat disebabkan oleh perubahan kadar gula darah yang drastis selama puasa akibat pola makan yang tidak tepat. Padahal, pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga tubuh tetap sehat dan bertenaga selama berpuasa. Lalu, bagaimana pola makan yang tepat agar gula darah tetap stabil saat berpuasa?
Saat Sahur
Makanan sahur merupakan sumber energi utama selama berpuasa. Pola makan yang tepat saat sahur dapat menjaga kadar gula tetap stabil, sehingga mencegah rasa lapar berlebih, kelelahan, dan pusing karena rendahnya kadar gula darah selama berpuasa. Beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur antara lain:
Saat Berbuka
Prinsip makan saat berbuka antara lain seimbang, bernutrisi, dan tidak berlebihan. Konsumsi makanan saat berbuka tidak hanya bertujuan untuk memenuhi nutrisi harian setelah berpuasa, tetapi juga menjaga agar gula darah tetap terkontrol, sehingga tubuh tetap sehat selama puasa Ramadhan. Apa saja tips yang perlu diperhatikan saat berbuka?
Selain pengaturan pola makan saat sahur dan berbuka, snacking antara waktu berbuka dan sahur juga perlu diperhatikan. Hindari snack tinggi gula untuk menjaga gula darah tetap stabil. Pilih snack dengan nilai indeks glikemik rendah serta kaya akan nutrisi, seperti buah potong, yogurt, kacang-kacangan, dan granola.
Kini, menjalani puasa dengan pola makan sehat lebih mudah dengan granola dari YAVA. Terbuat dari whole grain terbaik dengan campuran Gula Lontar yang rendah indeks glikemiknya, kaya akan serat dan protein, membuat sahur lebih kenyang tahan lama, dan snacking lebih sehat tanpa takut gula darah melonjak!
Jadikan Ramadhan tahun ini lebih sehat dengan YAVA! Dapatkan varian YAVA di toko offline atau online sekarang juga!
Sumber dan referensi: