
Editor: dr. Andrew Octovianus Wijaya, Danastry Intan
Asam lambung naik atau GERD sebenarnya bisa dialami siapa saja, baik pria maupun wanita . Namun, banyak wanita merasa keluhan ini lebih sering muncul, terutama pada momen-momen tertentu.
Kondisi ini terjadi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan, akibat otot katup bagian bawah kerongkongan (lower esophageal sphincter/ LES) melemah atau tidak menutup dengan rapat. Gejalanya bisa berupa rasa panas di dada, mual, perut kembung, tenggorokan tidak nyaman, hingga mulut terasa asam atau pahit.
Lantas, kenapa ya wanita terkesan lebih "akrab" dengan masalah asam lambung? Mari kita bedah alasannya!
Meskipun sering dialami wanita, asam lambung bukan berarti "penyakit khusus wanita". Keluhan ini adalah sinyal dari tubuh agar kita mulai membenahi pola hidup harian.
Beberapa langkah simpel yang bisa dicoba:
Cemilan memang banyak tapi yang sehat nggak banyak, ditambah lagi yang praktis dan memang dari buah pilihan hanya ada beberapa, dan Granola YAVA ada kandungan buah yang dikeringkan tanpa digoreng jadi lebih sehat ditambah ada kandungan oats lebih banyak dari snack lainnya dan ngebuat penderita penyakit maag juga bisa konsumsi dan membuat kenyang lebih lama. Bagi yang sensitif terhadap asam lambung, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Nikmati secukupnya, tidak berlebihan, dan sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.
Sumber: