1. /

Asam Lambung Naik dan Cara Efektif Mencegahnya

Asam Lambung Naik dan Cara Efektif Mencegahnya

Editor: dr. Andrew Octovianus Wijaya, Danastry Intan

Asam lambung naik (gastroesophageal reflux/ GERD) adalah kondisi yang sering menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh. Gejalanya bervariasi, mulai dari sensasi panas atau terbakar di dada (heartburn), mual, perut kembung, rasa mengganjal di tenggorokan, hingga munculnya rasa asam atau pahit di mulut. Kondisi ini terjadi ketika cairan asam dari lambung mengalir kembali ke saluran kerongkongan (esofagus). Secara medis, salah satu penyebab utamanya adalah melemahnya atau merelaksasinya katup penutup antara kerongkongan dan lambung (lower esophageal sphincter / LES), sehingga asam lambung dengan mudah terdorong ke atas.

Mekanisme terbukanya katup LES pada GERDMekanisme terbukanya katup LES pada GERD. Source: Tatsiana Matusevich / Getty Images

Ada beberapa faktor yang dapat merangsang produksi berlebih atau memicu naiknya asam lambung, antara lain:

  1. Pola makan yang tidak teratur: Sering telat makan atau makan terlalu banyak dalam satu waktu, dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung dan merangsang produksi asam berlebih.
  2. Langsung berbaring setelah makan: Posisi tubuh terlentang atau berbaring sesaat setelah makan menghilangkan bantuan gaya gravitasi, sehingga memudahkan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.
  3. Konsumsi makanan dan minuman pemicu: Makanan tinggi lemak, pedas, asam, kopi, soda, atau cokelat juga bisa menjadi pemicu bagi sebagian orang.
  4. Gaya hidup dan stres: Stres psikologis berkepanjangan, jam kerja yang tidak menentu, kurang tidur, dan kurangnya aktivitas fisik (sedentary lifestyle) berpengaruh signifikan terhadap sensitivitas serta kelancaran sistem pencernaan.
  5. Tekanan pada area perut: Berat badan berlebih (obesitas), kebiasaan merokok, serta penggunaan pakaian atau sabuk yang terlalu ketat di area pinggang/perut dapat meningkatkan tekanan pada perut dan membuat asam lambung lebih mudah terdorong naik.

Karena itu, mengatur porsi dan jadwal makan, memberi jeda sebelum tidur, mengelola stres dan berat badan, serta memilih makanan yang lebih ringan dapat membantu mengurangi risiko kambuh.

Solusi Praktis untuk Ngemil: Kadang yang susah itu cari camilan sehat pas lagi sibuk di kantor. Daripada jajan gorengan, sedia YA'Bar di tas kamu. Bar ini dibuat dari bahan-bahan utuh pilihan dan pakai Gula Lontar yang rendah glikemik. Selain bagus buat pencernaan karena seratnya, YA'Bar ngasih kamu energi lebih lama buat lanjut kerja tanpa bikin perut terasa begah atau berat.

Sumber:

Bagikan :